Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Latest Posts


Bab 1
About Windows Server 2003
1. Microsoft Windows Server System
Jika dilihat dari awal, microsoft memang jagonya dalam hal gonta-ganti nama yang diberikan pada produknya ini. Semenjak pemberian nama pada windows 95 yang menggunkan nama tahun sebagai nama produk, microsoft mempertahankan konsep penamaan ini pada produk berikutnya seperti Windows 98, Windows 2000 dan sekarang Windows 2003.
Tapi tahukah anda bahwa sebenarnya microsoft telah mengganti nama untuk produk windows 2003 ini sebanyak 5 kali? Pertama nama produk pengganti windows 2000 ini adalah “Whisler” kemudian diganti menjadi “Windows 2002 server”, diganti lagi menjadi “Windows .NET Server” kemudian “.NET Server 2003” dan terakhir menjadi “Windows Server 2003”.
2. Instalasi
Instalasi memang tampaknya sangat mudah termasuk di lingkungan Windows Server 2003, tapi tanpa adanya kemampuan untuk mengerti apa yang menjadi pilihan dan hanya mengklik tombol next akan menimbulkan masalah pada pengaturan lebih lanjut.
Masalah yang kita sadari mungkin sudah terlambat. Maka saya sangat menyarankan anda agar berhati-hati dalam melakukan beberapa opsi pada saat anda melakukan proses installasi.
3. Versi Windows 2003
Windows Server 2003 dikeluarkan dalam berbagai versi, tetapi semuanya merupakan versi untuk server. Adapun versi-versi yang dikeluarkan oleh microsoft untuk server terbaru mereka ini adalah sebagai berikut:
Windows 2003 Standar Edition
Windows 2003 Enterprise Edition
Windows 2003 Data Center Edition
Windows 2003 Web Edition
Windows 2003 Small Business Server Edition
Pembagian diatas merupakan pembagian produk secara umum, dalam arti jika mencari variannya maka terdapat lebih dari 5, seperti Enterprise versi 64-bit dan Data
Center versi 64-bit
4. Perbedaan Antar ProdukWindows 2003
Windows 2003 Standar Edition:
Digunakan untuk perusahaan kecil dan menengah dengan kebutuhan standard.
Windows 2003 Enterprise Edition:
Merupakan produk yang lebih superior dibandingkan dengan edisi Standard dengan dukungan 8 Processor serta mendukung memory sampai 32GB dan 64GB pada versi 64 bit serta mendukung processor Itanium. Tentu saja kelebihan ini harus dibayar dengan harga yang jauh lebih mahal.
Windows 2003 Data Center Edition:
Merupakan produk yang tidak dijual langsung kepada customer. Jenis sistem operasi ini dijual microsoft kepada pembuat komputer server seperti HP, DELL, ACER dan lain-lain untuk dijual lagi kepada konsumen secara paket(hardware dan software). Jenis ini mendukung sampai 64 processor dengan 512GB RAM pada produk 64-bit.
Windows 2003 Web Edition:
Merupakan jawaban microsoft atas kebutuhan server yang hanya digunkan sebagai web server dengan batasan maksimum dua processor dan 2GB RAM. Tentu saja dengan keterbatasan ini, harga jenis produk ini juga lebih murah. Selain itu produk ini tidak bisa digunakan sebagai Domain Controller(DC). Mengenai Domain Controller akan kita bahas pada bab berikutnya.
Windows 2003 Small Business Server:
Merupakan paket produk microsoft yang all in one yang sering digunakan oleh perusahaan kecil. Microsoft menyatukan berbagai produk didalamnya dan menjadikannya sebagai satu paket dengan harga yang dianggap cukup terjangkau untuk perusahaan kecil. Produk yang disatukan itu diantaranya Windows Server Standard Edition, Microsoft Exchange 2003, Sharepoint Service dan Microsoft Shared Fax Services.
5. HCL(Hardware Compatibility List)
HCL berisi informasi setiap hardware yang compatible dengan sistem operasi yang digunakan dan memang sudah seharusnya anda mengecek terlebih dahulu spesifikasi hardware yang anda miliki agar instalasi windows server 2003 anda terbebas dari masalah.
Hardware yang tidak ada didalam HCL sangat mungkin membuat anda tidak akan bisa melakukan instalasi windows server 2003 sampai hardware tersebut dicabut atau diganti. Artinya tidak semua hardware didukung oleh sistem operasi microsoft ini. Dalam bahasan ini, saya hanya menampilkan HCL untuk sistem operasi windows server 2003 versi Enterprise Edition, daftarnya adalah sebagai berikut:
Minimum Pentium II 133Mhz atau lebih tinggi
Hardisk minimum 2GB dengan 1GB free space
Memory(RAM) minimum 128MB
CD-ROM 12x
Display VGA atau resolusi yang lebih tinggi
6. File Sistem
Pada windows server 2003, file sistem yang disarankan adalah NTFS. Jenis file sistem ini lebih cepat, aman dan mendukung ukuran hardisk yang lebih besar dibandingkan dengan FAT atau FAT32. Jika pada windows 95 anda bisa melakukan boot dari disket kemudian mengakses drive C:\ secara langsung, maka hal yang sama tidak dapat anda lakukan pada file sistem NTFS.
Tetapi pada kenyataannya, walaupun tidak disuport oleh microsoft, beberapa orang membuat program dengan kemampuan boot dari disket dan membaca file NTFS. Misalnya program NTFS2DOS
NTFS yang digunakan pada windows 2003 adalah NTFS yang lebih baru dibandingkan dengan NT dan 2000 versi 3.1 ini telah mendukung kuota, enkripsi file dan lain sebagainya. Jadi sekali lagi pilihlah file sistem NTFS ketika ditanyakan pada saat instalasi windows 2003 anda. Satu hal lagi, NTFS adalah satu-satunya file sistem yang harus digunakan pada saat anda menginstal Active Directory karena file sistem FAT tidak didukung. Inilah yang membuat orang banyak heran, mengapa masih diberikan pilihan FAT padahal NTFS merupakan pilihan kita satu-satunya. Betul?
7. Windows 2003 mendukung Plug and Play
Lho, bukannya plug and play sudah lama sekali semenjak windows 95? Memang benar, tetapi jika anda sadari bahwa produk yang mendukung plug and play meskipun
sudah lama tersedia dimulai sejak windows 95, tapi bukan untuk produk server seperti
NT 4.0. Kemampuan plug and play-nya dulu sempat membuat iri para pemakai produk server lainnya. Pada awalnya plug and play tersedia dimulai dari Windows Server 2000 dan sekarang dilanjutkan pada produk penerusnya Windows Server 2003
Bab 2
Dalam melakukan Instalasi Active Directory dan Instalasi setting-setting lainnya, Windows server 2003 selalu meminta Source dari CD MasterWindows Server 2003.
Tentu akan terasa sulit jika setiap kali kita menginstal/mengeset settingan baru pada setiap komputer, komputer selalu meminta file yang ada di CD master Windows Server 2003 tadi. Untuk memudahkan dalam proses pengerjaan ini, Copy kanlah Folder i386 yang ada di CD master Windows Server 2003 kedalam Hardisk. Sehingga nantinya apabila komputer meminta source dari CD master Windows Server 2003, anda tinggal mengarahkan(Browse) source tadi ke directory tempat anda menyimpan Master i386 tadi. Mudah bukan?
Gambar 2.1 Copy-kan Folder i386 ke dalam Hardisk
Bab 3
Installasi Microsoft Loopback Adapter
Dalam melakukan instalasi Active Directory(AD) dan instalasi lainnya, maka komputer yang akan kita setting ini haruslah terhubung kesuatu jaringan(Network). Karena tanpa terhubung kesuatu jaringan, maka instalasi AD tidak dapat berjalan. Begitupun untuk beberapa settingan lainnya. Jadi bagaimana kalau komputer yang akan kita instal tadi sifatnya Stand Alone(berdiri sendiri)?
Untuk itulah Microsoft menciptakan Microsoft Loopback Adapter. Apa yang dimaksud dengan Microsoft Loopback Adapter? Microsoft Loopback Adapter merupakan fasilitas yang disediakan Microsoft agar komputer yang akan kita set tadi seolah-olah terhubung ke suatu jaringan. Padahal komputer kita sifatnya Stand Alone atau kalau saya lebih suka menyebutnya jaringan yang di-virtual. Saya tidak akan berpanjang lebar lagi, ikutilah langkah-langkah dibawah ini.
1. Klik Start/Control Panel/Add Hardware. Maka akan tampil dialog Wizard yang akan menuntun anda dalam melakukan instalasi ini. (Lihat gambar 3.1.1) kemudian klik Next…
Gambar 3.1.1. Dialog Add Hardware
2. Setelah diklik next, maka komputer akan melakukan pencarian terhadap perangkat baru yang
Gambar 3.2.2. Searching for New Hardware
Gambar 3.2.3. Pillih Yes, I have ready connected the hardware
3. Selanjutanya akan tampil pilihan instalasi, cari kategori Add a New hardware device kemudian klik Next… (gambar 3.3.4)
Gambar 3.3.4. Dialog Add Hardware
Gambar 3.3.5. Pilih instalasi secara manual(Advanced)
4. Pilih Network adapter (Gambar 3.4.6), kemudian klik Next…
Gambar 3.4.6. Dialog kategori Hardware
5. Selanjutnya Pilih Microsoft Loopback Adapter (Lihat gambar 3.5.7). Next…
Gambar 3.5.7. Pilihan isntalasi Network Adapter
6. Persiapan instalasi Microsoft Loopback Adapter. Klik Next lagi…
Gambar 3.6.8. Pilihan installasi Network Adapter
Gambar 3.6.9. Dialog yang menyatakan bahwa installasi telah selesai
7. Jika Network Adapter yang sebenarnya dalam keadaan enable, ubah menjadi disable. Dengan tujuan agar jaringan virtual yang baru kita instal tadi tidak bentrok dengan jaringan sebenarnya.
8. Setelah semuanya selesai, restart komputer.
Bab 4
Active Directory
Sebuah kata yang begitu populer semenjak diperkenalkannya Microsoft Windows 2000. Banyak orang yang bingung dengan active directory(AD) ini, bahkan termasuk beberapa orang yang cukup mahir di Windows NT 4.0
Apa itu Active Directory(AD)?
Active Directory merupakan sebuah directory service yang menyimpan berbagai informasi seperti resource dalam network sehingga bisa diakses oleh aplikasi dan user. Bingung? Sama! Saya saja bingung…
Bagi orang awam, Active Directory biasa diartikan sebagai sebuah file dengan database terpusat. Anda jangan bingung dengan kata “Active Directory “, karena disini bukan sebuah directory yang active karena disini tidak ada yang aktif seperti yang anda bayangkan. Untuk lebih jelasnya lakukan beberapa langkah dibawah ini.
1. Instalasi Active Directory
1. Klik tombol Start/Run
2. Ketikkan dcpromo kemudian klik OK
3. Maka akan tampil menu Welcome to the Active Directory Installasition Wizard yang akan menuntun anda dalam melakukan proses instalasi AD(Active Directory). (Gambar 4.3.2)
Gambar 4.3.2 Kotak Dialog Installasi Active Directory
4. Kemudian klik Next untuk melanjutkan…
Gambar 4.4.3
5. Selanjutnya anda akan dihadapkan dengan 2 macam pilihan, Pilih opsi yang pertama. Artinya anda berniat untuk membuat Domain baru dan opsi yang kedua artinya anda sudah memiliki sebuah Domain. (gambar 4.5.4) Klik Next…
Gambar 4.5.4 Pilihan dalam Instalasi sebuah Domain
6. Pada opsi selanjutnya, anda akan dihadapkan dengan 3 buah pilihan. (Lihat gambar 4.6.5. Pertama:
Domain in a new forest
artinya:
Pilihan untuk membuat domain baru dalam sebuah forest baru dan komputer yang bersangkutan akan menjadi root domain atau installasi sebuah jaringan yang benar-benar baru.
Pilihan Kedua:
Child domain in an exiting domain tree
Memungkinkan anda membuat sub domain dari sebuah domain yang telah ada. Sebagai contoh, anda telah mempunyai domain dengan nama ilkom.ac.id, kemudian anda bisa membuat lagi subdomain gubrak.ilkom.ac.id melalui pilihan kedua ini. Dengan catatan anda harus mempunyai domain yang terbentuk dari pilihan pertama.
Pilihan Ketiga:
Domain tree in an exiting forest
Memungkin anda membuat sebuah tree baru sehingga terbentuk suatu forest. Artinya jika anda sebelumnya sudah memiliki domain ilkom.ac.id, maka kali ini anda bisa membuat sebuah tree baru dengan nama tanabe.com
Gambar 4.6.5
7. Selanjutnya Windows 2003 akan mengecek konfigurasi DNS Server. Jika anda telah menginstal DNS server terlebih dahulu, maka anda tidak akan ditanya lagi untuk menginstal server DNS ini. Pada dialog ini, pilih opsi No, just install and configure DNS on this computer. Artinya anda hanya menginstal dan mengkonfigurasi DNS pada komputer ini saja. (Lihat gambar 4.7.6 dibawah ini)…
Gambar 4.7.6
MODUL 7
SERVER WINDOWS
1. Tujuan
a. Praktikan dapat memahami DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol), WEB, dan FTP Server.
b. Praktikan dapat mengkonfigurasi DHCP, WEB, dan FTP Server.
2. Langkah-Langkah Praktikum
Konfigurasi DHCP Server
Dalam praktikum ini kita akan melakukan konfigurasi server pada sistem operasi Windows 2000 Advance Server. Disini akan dipisahkan menjadi 2 konfigurasi, yaitu dari sisi server dan dari sisi client.
Server Side
1. Loginlah dengan menggunakan Login Administrator, dan mintalah asisten untuk memasukkan password untuk Login Administrator.
2. Click Start/Programs/Administrative Tools/DHCP
3. Click pada Action/New Scope/, pada New Scope Wizard tekan Next
Tujuannya adalah membuat scope IP Address baru untuk ip komputer yang terhubung ke server.
• Start IP Range isi dengan Nomor IP awal
• End IP Range isi dengan Nomor IP akhir
• Length isi dengan panjang bit subnetmask, Misal: 24 bit ~ 255.255.255.0, untuk 8 bit ~ 255.0.0.0
• Subnet Mask isi dengan subnet mask yang akan dipakai, Otomatis akan terisi jika sudah mengisi length
4. Click Next, kemudian pada Add Exclusions (digunakan untuk memberi range IP Address yang tidak boleh di assign pada komputer yang lain)
• Start IP Range isi dengan Nomor IP awal
• End IP Range isi dengan Nomor IP akhir
5. Click Next, kemudian pada Lease Duration (digunakan untuk memberi jangka waktu setiap client untuk memakai IP Address yang telah ditetapkan oleh server), isi dengan default dari windows.
6. Click Next, kemudian pada radio button pilih NO, lalu click kanan pada scope yang anda buat, pilih Activate.
Client Side
1. Click Start/Setting/Control Panel/Network and Dial-up Connection/
2. Lalu Click Local Area Connection/Properties/Internet Protocol (TCP/IP)
3. Kemudian Click Properties, Click Obtain an IP address Automatically.
Check pada server anda, apakah server sudah dapat berjalan dengan baik, yaitu dengan cara, pilih Scope yang telah anda buat, kemudian klik pada Address leases, jika sudah berhasil maka client yang terhubung dengan server DHCP kita akan diassign secara otomatis, dan terdaftar pada server kita.
Konfigurasi WEB Server
Konfigurasi ini dilakukan pada Windows 2000 Advance Server
1. Sebelumnya komputer sudah harus ter-install IIS (Internet Information Service). Click Start/Setting/Control Panel/Add & Remove Software/Add Windows Component/ check pada Internet Information Service (IIS).
2. Setelah terinstall, click Start/Administrative Tools/Internet Services Manager. Click Action/New/Website/Website Creation Wizzard, lalu click Next
3. Website Description (untuk deskripsi website), isi dengan “mywebsite”, click Next.
4. IP Address & Port Settings
• Isi IP Address sesuai IP pada komputer yang bersangkutan
• Isi TCP Port dengan 80, Click Next.
5. Website Home Directory
Pada Path, masukkan path yang sesuai dengan file dari homepage /website anda, atau tekan browse dan sesuaikan dengan folder tempat file anda disimpan.
6. Website Access Permissions (keamana untuk access directory anda), Click Next lalu Finish.
7. Lalu Click kanan pada “mywebsite/properties”. Click pada documents/Add, isi dengan file yang berisi homepage anda agar bisa dikenali (misal: index.html). Click Apply.
8. Click Directory Security, lalu tekan Edit pada block Address & Domain Name Restrictions, lalu tekan Add.
Click Granted Access (untuk membatasi ip mana saja yang tidak boleh mengakses website kita), lalu tekan Add.
• Single computer : satu komputer.
• Group : untuk network id yang sama.
• Domain Name : dengan deomain yang sama.
Click Denied Access(untuk membatasi ip mana saja yang boleh mengakses website kita), lalu tekan Add.
• Single computer : satu komputer.
• Group : untuk network id yang sama.
• Domain Name : dengan deomain yang sama.
Sekarang Web Server anda dapat bekerja, untuk dapat melihatnya maka coba panggil IP web server anda dari komputer lain yang terhubung dengan jaringan.
Contoh penulisan : http:://10.14.3.90/
Konfigurasi FTP Server
Konfigurasi ini dilakukan pada Windows 2000 Advance Server
1. Setelah terinstall, click Start/Administrative Tools/Internet Services Manager. Click Action/New/FTP Site/FTP site Creation Wizzard, lalu click Next
2. FTP Description (untuk deskripsi website), isi dengan “mywebsite”, click Next.
3. IP Address & Port Settings
a. Isi IP Address sesuai IP pada komputer yang bersangkutan
b. Isi TCP Port dengan 21, Click Next.
4. Setelah itu setting sama dengan pembuatan Web Server.
MODUL 9
NETWORK SECURITY
1. TUJUAN PRAKTIKUM
a. Mahasiswa dapat mengetahui keunggulan iptable
b. Mahasiswa dapat mengkonfigurasi iptable sebagai ip firewall
2. TEORI
2.1 Trend Micro PC-Cillin
Sebenarnya begitu banyak cara yang dapat kita gunakan dalam mengamankan sebuah host dalam sebuah jaringan. Dalam modul kita kali ini kita akan mencoba mengimplementasikan suatu sistem personal firewall yaitu Trend Micro PC-cillin, Software yang sebenarnya fungsi utamanya adalah sebagai anti virus, ini juga telah melengkapi sistemnya dengan sebuah firewall, yang memungkinkan kan kita memonitor dan mengontrol traffic packet yang keluar masuk pada host kita. Software lain yang semirip dengan ini adalah Sygate Personal Firewall.
1. Instalasi
Masuk ke direktori PC-Cillin : Klick icon Setup
Dan ikuti petunjuk selanjutnya sampai selesai.
2. Konfigurasi
Konfigurasi Personal Firewall.
Lihat gambar di bawah !
Setelah anda masuk ke kotak dialog Personal Firewall, maka akan muncul gambar sda.
Disitu dapat kita lihat service2 yang diijinkan (yang bercentang), dan port yang digunakan. Sebagai contoh :
Description Port Protokol Access Direction
FTP 21 TCP Allow In/out
Description, pada exception list berarti menunjukkan nama service yang digunakan
Port, nomor port yang digunakan
Protokol, protocol yang digunakan bisa TCP / UDP, TCP, UDP, atau ICMP
Access, menunjukkan ijin acces pilihannya adalah allow or deny
Direction, menunjukkan arah acces dari atau ke. In berarti koneksi yan masuk
Sedangkan out berarti untuk koneksi keluar.
Penjelasan, bila tanda centang nampak itu berarti service tersebut diijnkan. Dalam contoh diatas service ftp yang melalui port 21 diijinkan baik koneksi masuk maupun yang keluar.
Apabila kita nonaktifkan (tanda centang dihilangkan) hal itu berarti service ftp dinonaktifkan.Diantara service2 yang sudah teersedia kita bias menambahkan service batu yang diijinkan atau tidak. Dengan meng-klick icon add. Yang kemudian akan muncul kotak dialog sbb,
Penjelasan,
1. Rule description : deskripsi service yang akan kita deny atau allow
Misal kita isi dengan : Kompie Usil
2. Choose to allow or deny internet traffic, maksudnya adalah kita diminta untuk mengijinkan atau tidak adanya internet traffic.
3. Choose the computer that are allowed or denied to connect to your computer.
Type : kita pilih IP Address
Hostname : nama kompie temen kita yang usil ini, apabila kita tidak tahu maka
Boleh di kosongkan. Kemudian setelah kita mengisi task ip address kita
Bias mengklick tombol resolve untuk mendapatkan nama kompie tsb.
Untuk ipIsikan 10.14.4.50
4. Choose the type of ports that arre allowed or denied access.
Memilih port mana aja yang kita ijinkan unutk digunakan atau di block.
Dalam kasus ini kita pilih all, yang berarti semua koneksi ke computer kita dari kompie usil, lewat ke port mana aja akan di block.
Pada task protocol : isikan TCP/UDP
Klick tombol ok.
Sekarang kita akan menguji kehandalan sistem firewall yang kita miliki. Pertama cobalah untuk menge-ping computer kita dari komputer yang, apabila RTO, atau destination host unreachable maka berarti firewall yang kita setting sudah berhasil.
Untuk pengujian security yang lebih handal disarankan menggunakan nmap, untuk penggunaan nmap lebih lanjut akan di jelaskan oleh asisten. Nmap, adalah tool hacking yang sangat ampuh unutk menscanning port, baik yang dilapisi oleh firewall atau tidak.
2.2 Penguji Keamanan Sistem
Dikarenakan banyaknya hal yang harus dimonitor, administrator dari sistem informasi membutuhkan “automated tools”, perangkat pembantu otomatis, yang dapat membantu menguji atau meng-evaluasi keamanan sistem yang dikelola. Untuk sistem yang berbasis UNIX ada beberapa tools yang dapat digunakan, antara lain:
• Cops
• Tripwire
• Satan/Saint
• SBScan: localhost security scanner
Untuk sistem yang berbasis Windows NT ada juga program semacam, misalnya program Ballista yang dapat diperoleh dari: . Selain program-program (tools) yang terpadu (integrated), ada banyak program yang dibuat oleh hackers untuk melakukan “coba-coba”. Program-program seperti ini, yang cepat sekali bermunculuan, biasanya dapat diperoleh (download) dari Internet melalui tempat-tempat yang berhubungan dengan keamanan, seperti misalnya “Rootshell”. Contoh program coba-coba ini antara lain:
• crack: program untuk menduga atau memecahkan password dengan menggunakan sebuah atau beberapa kamus (dictionary). Program crack ini melakukan brute force cracking dengan mencoba mengenkripsikan sebuah kata yang diambil dari kamus, dan kemudian membandingkan hasil enkripsi dengan password yang ingin dipecahkan. Bila belum sesuai, maka ia akan mengambil kata selanjutnya, mengenkripsikan, dan membandingkan kembali. Hal ini dijalankan terus menerus sampai semua kata di kamus dicoba. Selain menggunakan kata langsung dari kamus, crack juga memiliki program heuristic dimana bolak balik kata (dan beberapa modifikasi lain) juga dicoba. Jadi, jangan sekali-kali menggunakan password yang terdapat dalam kamus (bahasa apapun).
• land dan latierra: program yang dapat membuat sistem Windows 95/NT menjadi macet (hang, lock up). Program ini mengirimkan sebuah paket yang sudah di”spoofed” sehingga seolah-olah paket tersebut berasal dari mesin yang sama dengan menggunakan port yang terbuka (misalnya port 113 atau 139).
• ping-o-death: sebuah program (ping) yang dapat meng-crash-kan Windows 95/NT dan beberapa versi Unix.
• winuke: program untuk memacetkan sistem berbasis Windows
Firewall
Firewall adalah sebuah system ataupun kelompok system (hardware maupun software) yang menyelenggarakan kebijakan akses diantara 2 jaringan (private dengan public network). Firewall digunakan untuk memproteksi computer kita dari berbagai ancaman antara lain : Unauthorized access, exploitation of known weakness in program, Denial of Service, Spoofing, Eavesdropping.
Gambar1
IP Filtering
Secara prinsip firewall melaksanakan sepasang fungsi filtrasi utama: satu memblokir trafik,satunya lagi mengijinkan trafik. Fungsi filtrasi ini dapat dilakukan dengan IP Filtering. IP Filtering adalah mekanisme sederhana yang menentukan IP datagram mana yang akan diproses secara normal dan mana yang dibuang.Ada beberapa criteria yang dapat digunakan untuk memfilter IP datagram, antara lain:
• Tipe protocol : TCP, UDP, ICMP dll
• Nomor socket (untuk TCP/UDP)
• Tipe datagram: SYN/ACK, data, ICMP echo request dll
• Source address datagram
• Destination address datagram
IP filtering berada di layer network, artinya dia tidak peduli aplikasi apa yang menggunakan network connection, sehingga pemakaiannya sebaiknya dikombinasikan dengan proxy server. Sehingga misalnya ada aplikasi telnet yang menggunakan bukan port defaultnya masih bisa diblok.
Gambar2
• IP datagram diterima (1)
• Datagram diperiksa apakah ditujukan untuk proses local
• Jika ya, diproses secara local (2)
• Jika tidak, dicari rutenya pada routing table, jika ada diforward ke interface yang sesuai, jika tidak didrop (3)
• Datagram dari proses local dikirim ke routing software untuk diforward ke interface yang tepat (4)
• Jika ada rute yang cocok diforward jika tidak didrop
• IP datagram di transmisikan (5)
Linux Firewall
Kernel Linux menyediakan berbagai fitur built-in yang dapat berfungsi sebagai IP firewall. Untuk membangun Linux Firewall diperlukan kernel dengan dukungan IP firewall dan configuration utility yang sesuai. Pada kernel seri 2.0 bisa digunakan ipfwadm, pada kernel seri 2.2.x telah dirilis IP chain, pada kernel seri 2.3.15 ke atas telah mendukung generasi terbaru dari IP filtering yaitu netfilter. Untuk mengkonfigurasi netfilter digunakan IPtable utility. Untuk melakukan filtering dibuat seperangkat aturan-aturan untuk mengatur trafik data dengan menggunakan utility-utility tersebut.
IPchain
Sebelum kita membahas IPTable ada baiknya kita membahas ipchain karena prinsip IPTable mirip dengan IPchain. Perhatikan gambar2 di atas. Pada IPchain ada 3 rule utama. Input rule untuk mengatur flow 1, output rule untuk mengatur flow 5, dan forwardi rule untuk mengatur flow 3. Selain tiga rule ini, dapat juga dibuat rule-rule tambahan. Kombinasi 3 rule utama dengan rule tambahan membentuk rangkaian (chain) rule untuk mengolah datagram IP. Contoh perintah ipchains:
ipchains -P input deny ()
ipchains -N tcpin ()
ipchains -A tcpin -s ! 172.16.0.0/16
ipchains -A tcpin -p tcp -d 172.16.0.0 ssh -j ACCEPT
ipchains -A tcpin -p tcp -d 172.16.0.0 www -j ACCEPT
ipchains -A input -p tcp -j tcpin
ipchains -A input –p all
Berarti membuat default policy dengan deny, membuat chain baru dengan nama tcpin,ditambahkan ke tcpin hanya paket yang berasal dari luar saja yang boleh lewat, ditambahkan ke tcpin hanya paket tcp yang ditujukan ke jaringan kita saja dan service ssh,www yang di ACCEPT, ditambahkan ke input bila yang diterima adalah paket tcp maka lompat ke tcpin, ditambahkan ke input paket semua protocol boleh lewat.
Akan menghasilkan firewall chain seperti dibawah, Misal datang paket TCP service SSH untuk salah satu host dalam jaringan, maka terjadi
Gambar3
Misal datang paket TCP service telnet, maka terjadi
Gambar4
Terlihat terbentuk chain antara input rule dengan user-defined rule yaitu tcpin
IPtable
IPtable mirip dengan ip chain prinsip nya namun telah dilengkapi dengan perbaikan. Perhatikan gambar2, untuk IPTable input rule mengatur flow 2 dan output rule mengatur flow 4. Pada IPchain input rule diberlakukan untuk semua paket baik untuk proses lokal maupun untuk diforward, begitu juga dengan output rule, diberlakukan untuk semua paket baik yang dihasilkan oleh proses local maupun yang diforward. Pada IPTable, input rule diberlakukan pada paket yang benar-benar untuk proses local saja, begitu juga output rule, digunakan untuk paket yang benar-benar berasal dari proses local saja. Sedangkan paket-paket yang akan diforward, diberlukan forward rule. Hal ini tentu saja sangat meningkatkan efisiensi IP datagram filtering
Sintaks umum untuk perintah iptable adalah:
iptable command rule-specification extensions
Tabel Command
Command -A, –append
Example iptables -A INPUT …
Explanation Menambahkan rule diakhir chain
Command -D, –delete
Example iptables -D INPUT –dport 80 -j DROP, iptables -D INPUT 1
Explanation Menghapus rule pada chain
Command -R, –replace
Example iptables -R INPUT 1 -s 192.168.0.1 -j DROP
Explanation Mengganti entri lama dengan yang baru
Command -I, –insert
Example iptables -I INPUT 1 –dport 80 -j ACCEPT
Explanation Menyisipkan rule dalam chain
Command -L, –list
Example iptables -L INPUT
Explanation Menampilkan entri suatu chain
Command -F, –flush
Example iptables -F INPUT
Explanation Memflush semua rule dari suatu chain
Command -N, –new-chain
Example iptables -N allowed
Explanation Membuat chain baru
Command -X, –delete-chain
Example iptables -X allowed
Explanation Menghapus chain yang didefinisikan user
Command -P, –policy
Example iptables -P INPUT DROP
Explanation Menset default policy suatu chain
Tabel rule specification
Match -p, –protocol
Example iptables -A INPUT -p tcp
Explanation Menspesifikasikan protocol yang akan cocok dengan rule ini.Contoh: tcp,udp,icmp,all bisa juga digunakan angka misal tcp diganti 6
Match -s, –src, –source
Example iptables -A INPUT -s 192.168.1.1/24
Explanation Menspesifikasikan source address yang akan cocok dengan rule ini (tanda ! bisa digunakan untuk negasi)
Match -d, –dst, –destination
Example iptables -A INPUT -d 192.168.1.1
Explanation Menspesifikasikan destination address yang akan cocok dengan rule ini
Match -i, –in-interface
Example iptables -A INPUT -i eth0
Explanation Menspesifikasikan interface yang akan cocok dengan rule ini
Table option
Option -v, –verbose
Commands used with –list, –append, –insert, –delete, –replace
Explanation Akan memberikan informasi lebih pada outputnya,umumnya digunakan dengan list
Option -x, –exact
Commands used with –list
Explanation Menampilkan angka-angka tanpa pembulatan ketika ditampilkan iptable output
Option -n, –numeric
Commands used with –list
Explanation Menyebabkan iptable untuk menampilkan IP address dan port sebagai angka tidak diterjemahkan ke nama
Option –line-numbers
Commands used with –list
Explanation Menyebabkan line number ditampilkan ktika rule set di list
Option –modprobe
Commands used with All
Explanation Mmberitahu iptable, modul mana yang akan ditambahkan ke kernel
Extensions
Match –sport, –source-port
Example iptables -A INPUT -p tcp –sport 22
Explanation Menspesifikasikan source port
Match –dport, –destination-port
Example iptables -A INPUT -p tcp –dport 22
Explanation Menspesifikasikan destinstion port
Match –syn
Example iptables -p tcp –syn
Explanation Menspesifikasikan rule yang hanya cocok dengan datagram dengan SYN bit set dan ACK dan FIN cleared
Match –icmp-type
Example iptables -A INPUT -p icmp –icmp-type 8
Explanation Menspesifikasikan tipe pesan ICMP yang akan cocok dengan rule ini
Match –mac-source
Example iptables -A INPUT -m mac –mac-source 00:00:00:00:00:01
Explanation Menspesifikasikan MAC address dari sorce address yang akan cocok dengan rule ini
3. LANGKAH PRAKTIKUM
Pada Linux distro Red Hat dengan kernel 2.4.x sudah terkompilasi Netfilter dan iptable di dalamnya .Juga file konfigurasi dasarnya.
Untuk konfigurasi iptable ini akan digunakan skenario:
Sebuah network menggunakan Linux-based firewall untuk membolehkan user mengakses WWW server di internet , tapi selain trafik itu dilarang lewat. Network tersebut memiliki 24 bit network mask (kelas C) dan memiliki address 172.16.1.0
Sebelum konfigurasi iptable, harus dicek apakah ipchain masih berjalan atau tidak, jika masih maka kita harus mematikannya dengan mengedit beberapa file pada /etc/rc.d/ directory atau dengan mengetikkan perintah :
chkconfig –level 0123456 ipchains off
Dengan ini kita telah mematikan semua soft link yang merujuk pada /etc/rc.d/init.d/ipchains sehingga service ini tidak akan bekerja nantinya. Service ip chains yang sedang berjalan sekarang kita matikan dengan:
service ipchains stop
Selanjutnya untuk menstart service iptable digunakan perintah
chkconfig –level 235 iptables on
untuk level biasanya 235 tapi bisa dipilih:
• 1. Single user mode
• 2. Multiuser tanpa NFS atau sama dengan 3 jika tak ada networking.
• 3. Full multiuser mode
• 4. unsused
• 5. X11.ini digunakan jika kita boot otomatis ke Xwindows.
• 6. shutting computer down
Untuk mengaktifkan service iptable, ketikkan perintah:
service iptables start
Saat ini belum ada rule didefinisikan pada iptable script. Ada dua cara untuk menambahkan rule. Pertama dengan mengedit /etc/rc.d/init.d/iptables. Kedua (yang akan kita gunakan) dengan mengetikkan rule-set pada shell script file atau langsung dengan perintah iptables. Sesuai dengan skenario maka kita ketikkan perintah:
iptable -F FORWARD
iptable -P FORWARD DROP
iptable -A FORWARD -m tcp -p tcp -s 0/0 –sport 80 -d 172.16.1.0/24 –syn -j DROP
iptable -A FORWARD -m tcp -p tcp -s 172.16.1.0/24 –sport 80 -d 0/0 -j ACCEPT
iptable -A FORWARD -m tcp -p tcp -d 172.16.1.0/24 –dport 80 -s 0/0 -j ACCEPT
Untuk melihat daftar rule yang kita buat digunakan perintah:
iptable –L -n
Setelah semua rule yang kita inginkan selesai diketik, maka kita save dengan perintah:
iptables-save -c > /etc/iptables-save
Kemudian kita restore rule-set yang kita buat dengan:
cat /etc/iptables-save | iptables-restore –c
Dilakukan serangkaian tes untuk menguji firewall:
iptable -C FORWARD -m tcp -p tcp -s 172.16.1.0/24 –sport 1025 -d 44.136.8.2/24 –dport 80 -i eth0
Seharusnya accepted
iptable -C FORWARD -m tcp -p tcp -s 172.16.2.0/24 –sport 1025 -d 44.136.8.2/24 –dport 80 -i eth0
iptable -C FORWARD -m udp -p udp -s 172.16.2.0/24 –sport 1025 -d 44.136.8.2/24 –dport 80 -i eth0
iptable -C FORWARD -m udp -p udp -s 172.16.2.0/24 –sport 1025 -d 44.136.8.2/24 –dport 23 -i eth0
Seharusnya denied
PROPOSAL
PERANCANGAN JARINGAN L A N
( LOKAL AREA NETWORK )
PADA SMK NEGERI 7 JAKARTA
Jl. Tenggiri No. 1 Rawamangun Jakarta Timur. Tlp/Fax.: 021 4711564
TUGAS GURU MULTIMEDIA
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat/Kebutuhan ISO 9001:2008
Disusun Oleh :
Uyok Cahya & Drs Kasmanto
NIP. 19580902 198903 1003
DINAS PENDIDIKAN DKI JAKARTA
SMK NEGERI 7 JAKARTA
TAHUN 2011
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kebutuhan akan sebuah jaringan komputer pada zaman sekarang ini tidaklah hanya untuk skala besar seperti antar kota (MAN), antar benua (WAN), antar dunia/internasional (Internet), tetapi juga untuk skala kecil seperti perkantoran dan perumahan.
Sebagai sebuah instansi, SMK Negeri 7 Jakarta yang dalam kegiatannya melayani siswa dan saling berinteraksi antar tiap individu memerlukan sebuah sarana yang dapat menunjang dalam kegiatan sehari-harinya.
Mengingat biaya yang diperlukan dalam pembangunan sebuah jaringan, untuk menghemat biaya yang akan dikeluarkan, maka penulis merancang sebuah jaringan dengan tema Perancangan Jaringan LAN pada SMK Negeri 7 Jakarta.
B. Pembahasan Masalah
Peralatan-peralatan yang digunakan dalam membangun sebuah jaringan komputer antara lain hub/repeater, bridge, router.
Karena lokasi yang akan menggunakan jaringan komputer ini hanya berada dalam satu gedung (wilayah) dan dalam jangkauan yang relatif dekat, serta dengan mempertimbangkan anggaran dana, penulis merancang sebuah jaringan yang hanya menggunakan hub/repeater saja.
C. Perumusan Masalah
Lokasi yang akan dibangun jaringan komputer ini adalah ruang Multimedia (20 komputer), ruang kepala sekolah (1 komputer), ruang wakil kepala sekolah (1 komputer), ruang guru (1 Komputer) dan ruang Prakerin (1 komputer). Ruang KKPI (1 Komputer.), Ruang Setting (1 Kommputer). Ruang Multimedia 1 (1 Komputer)
Setiap individu saling berhubungan antara yang satu dengan lainnya, untuk itu dengan adanya jaringan komputer dapat berinteraksi dengan yang lainnya.
D. Tujuan
Tujuan dari merancang jaringan komputer sederhana pada SMK Negeri 7 Jakarta ini antara lain :
1. Mempraktekkan ilmu yang telah di dapat dalam bidang komputer jaringan
2. Memberikan pengalaman kepada penulis dalam mengenal dunia jaringan khususnya dalam perancangan sebuah jaringan
3. Sebagai salah satu syarat ISO 9001: 2011
E. Manfaat
Manfaat yang dapat diambil dengan adanya jaringan komputer pada SMK Negeri 7 Jakarta ini adalah
1. Menambah ilmu pengetahuan dan mengenal dunia luar khususnya tentang jaraingan
2. Melakukan proses pengiriman data dengan cepat dan efisien
3. Sharing hardware
4. Menekan biaya operasional
BAB II
LANDASAN TEORI
Dalam hal teknik pengkabelan, jalur komunikasi dapat digunakan sebagai media transmisi atau pembawa sinyal data (berupa kabel) sistem jaringan.
Adapun media transmisi atau pembawa sinyal data (berupa kabel) sistem jaringan ada beberapa macam, diantaranya :
1. Twisted Pair Cable
Terdapat dua jenis Twisted pair cable yaitu shielded (memiliki selubung pembungkus) dan unshielded (tidak memiliki selubung pembungkus). Biasanya menggunakaan shielded model RJ-11 atau unshielded model RJ-45 untuk koneksi
2. Coaxial Cable
Media ini paling banyak digunakan sebagai media LAN, meskipun lebih mahal dan lebih sukar penggunaanya. Kabel ini memiliki bandwith yang lebih luas, sehingga bisa digunakan untuk komunikasi broadband.
3. Fiber Optic
Media ini masih relatif mahal dan lebih sukar penggunaanya. Perlu diketahui, kecepatan pengiriman data menggunakan fiber optic dapat mencapai 100 Mbps (mega byte per second), bisa dikatakan tidak terpengaruh oleh lingkungan yang menimbulkan noise sehingga dapat dikatakan ’error free’
4. Wireless
Setiap workstation dapat berhubungan dengan media tanpa kabel seperti gelombang radio atau infra merah.
Terdapat tiga komponen fisik yang membangun LAN yang memungkinkan terkoneksi dengan LAN yang lain (antar-LAN), antara lain :
1. Repeater
Repeater berfungsi untuk menerima sinyal dan meneruskannya kembali dengan kekuatan yang sama seperti saat sinyal diterima.
2. Bridge
Bridge berfungsi sebagai penghubung antar-LAN. Keunggulannya adalah lebih fleksibel dan lebih cerdas dibanding repeater karena bridge mampu menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi yang berbeda. Selain itu, bridge juga mampu melakukan filtering frame.
3. Router
Router mampu melewatkan packet IP antar-jaringan yang memiliki banyak jalur diantara keduanya.Router juga diimplementasikan untuk menghubungkan sejumlah LAN dan traffic dari masing-masing LAN yang terisolasi dengan baik. Beberapa LAN yang dihubungkan dengan router dianggap sebagai subnetwork yang berbeda. Kelebihan router adalah mirip dengan bridge yang mampu menghubungkan LAN dengan metode transmisi yang berbeda.
Topologi adalah tata cara menghubungan antar komputer sehingga komputer yang satu dengan komputer lainnya dapat saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.
Topologi jaringan dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu Topologi Fisik dan Topologi Logik. Ada 6 macam topologi atau arsitektur jaringan secara fisik antara lain :
1. Topolgi Bus
Adalah topologi yang seluruh terminalnya saling terhubung ke sebuah bus (jalur) utama komunikasi data. Informasi atau data dikirim dan diambil melalui sepanjang jalur atau melewati seluruh workstation. Topologi ini dipakai untuk area jaringan lokal, untuk banyak titik dan untuk jarak yang pendek.
2. Topolgi Star
Adalah Topolgi yang masing-masing terminal dalam jaringan dihubungan ke titik pusat (server) menggunakan jalur dan semua sambungan antar terminal harus diteruskan melalui server. Server bertindak sebagai pengatur dan pengendali seluruh komunikasi data yang terjadi
3. Topologi Titik ke Titik
Topologi titik ke titik setiap simpul atau nodenya dihubungan langsung antar terminal, dan sistem jaringan semacam ini tidak tergantung pada terminal mana pun. Hubungan antar terminal hanya diketahui oleh terminal yang bersangkutan.
4. Topologi Ring
Topologi ring semua terminal dan server dihubungkan, sehingga terbentuk pola lingkaran mirip sebuah cincin. Tiap terminal atau server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain.
5. Topologi Linear Bus
Topologi ini arsitekturnya mirip dengan cabang atau sebuah pohon, data yang dikirim dari suatu terminal ke terminal lain akan melalui pemeriksaan jalur yang terbuka. Apabila jalur tersebut diterima, maka data tersebut akan dikirimkan, dan apabila terminal lain pun mengirim secara bersamaan, maka data akan mengalami tabrakan. Selanjutnya harus menunggu jalur bebas sebelum melaksanakan pengiriman data ulang.
6. Topologi Hierarki
Topologi hierarki yaitu topologi yang kedudukan terminalnya akan lebih tinggi menguasai terminal yang ada dibawahnya, sehingga jaringan ini tergantung pada terminal yang kedudukannya paling tinggi.
BAB III
PEMBAHASAN
A. Menetukan Perangkat yang Digunakan
Dalam membangun jaringan LAN untuk sekolahan khususnya yaitu SMK Negeri 7 Jakarta, terlebih dahulu harus menentukan perangkat yang perlu disediakan, antara lain :
1. Komputer yang akan dibangun jaringan.
Dalam hal ini terdapat 8 komputer yaitu :
a. 20 komp diruang MULTIMEDIA I dan 1 komp Multimedia 2
b. 1 komputer di ruang kepala sekolah
c. 1 komputer di ruang wakil kepala sekolah
d. 1 komputer di ruang guru dan 1 komp ruang KKPI
e. 1 komputer di ruang Prakerin dan 1 komp ruang setting
2. Kabel Jaringan dan Konektor Kabel (RJ45).
Penggunaan kabel yang memiliki kualitas baik akan membantu meningkatkan performance LAN yang akan dibangun nantinya.
3. Tang Kabel.
Digunakan untuk menjepit kabel ke konektor.
4. Switch atau Hub.
Digunakan untuk media pengatur aliran data secara fisik.
5. Sistem Operasi yang mendukung fitur Networking.
Penulis memilih Microsoft Windows Server 2003 sebagai sistem operasi yang akan digunakan dalam pembuatan server.
B. Jenis Topologi
Adapun topologi yang penulis pilih dalam perancangan jaringan LAN untuk SMK Negeri 7 Jakarta ini adalah topologi Star.
Berikut ini skema rancangan jaringan LAN pada SMK Negeri 7 Jakarta.
Gambar B.1. Skema topologi Star
Topologi star ini mempunyai kelebihan dan kelemahan. Kelebihan dari Topologi Star ini adalah :
1. Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
2. Tingkat keamanan termasuk tinggi.
3. Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
4. Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Sedangkan kelemahannya adalah :
1. Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
2. Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
C. Instalasi Pembuatan Server
Sistem operasi yang penulis pilih untuk digunakan dalam perancangan jaringan LAN pada SMK Negeri 7 Jakarta ini adalah Microsoft Windows Server 2003.
Microsoft Windows Server 2003 merupakan generasi penerus dari Windows Server 2000 yang didesain khusus untuk kebutuhan komputer server pada sebuah jaringan. Microsoft Windows Server 2003 hadir dengan beberapa fitur handal yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan sebuah server seperti file server, print server, web server, mail server, multimedia server, aplikasi server dan lain-lain.
Berikut ini adalah langkah-langkah installasi Windows Server 2003 sebagai berikut :
1. Masukan CD Windows Server 2003 ke dalam CD-RO drive. Sesaat kemudian akan muncul pesan Press any key to boot form CD, tekan sembarang tombol.
2. Selanjutnya sistem akan melakukan pengecekan file-file paket instalasi dan kesiapan hardware komputer.
3 Jika tidak ada halangan sistem akan menampilkan jendela Welcome to setup seperti gambar di bawah ini. Tekan Enter untuk melanjutkan.
Gambar C.1 Jendela Welcome to setup
4. Berikutnya akan ditampilkan jendela Windows Licesing Agreement seperti gambar C.2. Tekan tombol fungs F8 untuk melanjutkan yang artinya anda setuju dengan peraturan yang diberikan.
Gambar C.2 Jendela Windows Licesing Agreement
5. Selanjutnya akan ditampilkan kapasitas hardisk seperti gambar C.3 dibawah.
Gambar C.3 Informasi kapasitas hardisk yang terpasang
Gambar C.4 Mempartisi hardisk C
Gambar C.5 Hasil Parisi hardisk
6. Perhatikan gambar C.5, dalam keadaan tersorot tekan tombol Enter yang akan membawa ke jendela tipe-tipe format hardisk (Gambar C.6). Dengan menggunakan tanda ke atas atau ke bawah pada keyboard, pilih tipe format Format the partittion using the NTFS file system kemudian tekan Enter.
Gambar C.6 Tipe-tipe format sistem
7. Sistem akan memformat dan mengkopi file-file yang dibutuhkan untuk instalasi ke hardisk. Setelah itu secara sistematis sistem akan melakukan restart. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar.
Gambar C.7 Proses pemformatan hardisk
Gambar C.8 Proses pengkopian file-file instalasi
Gambar C.9 Sistem melakukan restart secara otomatis
Setelah komputer melakukan restart proses instalasi akan dilanjutkan, tapi kali ini tampilan setup sudah dalam mode grafis seperti gambar C.11
C.10 Windows Server Setup GUI
C.11 tampilan setup dalam mode grafis
8. Tunggu beberapa saat sampai muncul jendela Regional and Language Options. Klik tombol Customize untuk mengatur format angka, mata uang, tanggal sesuai lokasi. Klik Next untuk melanjutkan
Gambar C.12 Jendela Regional and Language Options
9. Selanjutnya mengisikan nama dan organisasi. Setelah klik Next diminta untuk mengisikan Product Key Windows Server 2003. Klik Next untuk melanjutkan.
Gambar C.13 Mengisi nama dan organisasi
Gambar C.14 Jendela untuk mengisi product key
10. Selanjutnya adalah jendela Licensing Modes. Pilih Per Server kemudian klik Next untuk melanjutkan.
Gambar C.15 Jendela Licensing Modes.
11. Berikutnya adalah jendela Computer Name and Administrator Password.
Gambar C.16 Mengisi nama computer dan password.
12. Langkah selanjutnya adalah atur tanggal dan waktu pada bagian Date & Time sesuai tanggal dan waktu saat ini. Klik Next untuk melanjutkan.
13. Berikutnya mengatur setting jaringan. Pilih Typical settings lalu klik Next untuk melanjutkan. Lihat gambar C.17
14. Terakhir adalah pengisian apakah computer akan dijadikan sebagai workgroup atau anggota domain. Biarkan dalam kondisi default seperti pada gambar C.18. Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi.
Gambar C.17 Setting jaringan
Gambar C.18 Memilih pilihan workgroup
Sampai tahap ini sistem tidak akan meminta input lagi. Tunggu beberapa saat sampai proses pengkopian file, pembuatan start menu, registrasi component serta finalizing selesai. Komputer akan melakukan restart kembali.
D. Manajemen Komputer Server
D.1. Installasi DNS Server
Setelah install Windows Server 2003, maka selanjutnya adalah instalasi DNS Server. DNS (Domain Name System) digunakan untuk menangani penerjemah dari alamat IP ke nama domain atau sebaliknya dari nama domain ke alamat IP.
Langkah-langkah installasi DNS Server adalah sebagai berikut :
1. Masukan CD Windows Server 2003, bila muncul splash screen, klik Install optional Windows Components atau klik Start > Control Panel > Add or Remove Program, lalu pada jendela yang mncul klik menu sebelah kiri Add/Remove Windows Components
2. Klik teks Networking Servces setelah itu klik tombol Detail.
3. Muncul jendela Networking Services, dibagian Subcompo-nents of Networking Services beri centang pada Domain Name System (DNS) lalu klik tombol OK.
4. Kemudian muncul jendela Windows Component Wizard. Klik Next maka proses instalasi DNS akan segera djalankan.
Selanjutnya adalah konfigurasi DNS Server. DNS Suffix bertugas melengkapi permintaan layanan DNS yang tidak memenuhi syarat. Berikut ini langkah-langkah konfigurasi DNS Suffix.
1. Klik Start > Control Panel > System, setelah itu pada jendela System Properties klik tab Computer Name kemudian klik tombol Change.
2. Akan tampil jendela Computer Name Changes klik tombol More…
3. Selanjutnya ketik nama DNS Suffk pada kotak isian Primary DNS Suffix of this computer, jangan lupa beri centang pada kotak Change Primary DNS Suffix when domain membership changes lalu klik OK.
4. Restart computer.
D.2. Installasi Active Directory
Active Directory adalah sebuah directory service yang menyediakan informasi tentang obyek-obyek pada jaringan (user, group, domain, file server, print server, fax server dll) yang dapat dimanfaatkan oleh user anggota jaringan atau oleh administrator jaringan.
Langkah-langkah untuk installasi Active Directory adalah sebagai berikut :
1. Klik Start > Administrative Tools > Configure your Server Wizard yang akan menampilkan jendela Weocome to … Klik Next untuk melanjutkan
2. Berikutnya ditampilkan jendela Pleminary Steps yang berisi hal-hal yang harus dilakukan sebelum melanjutkan installasi Active Directory. Klik Next saja untuk melanjutkan
3. Sistem akan melakukan pengecekan terhadap kelengkapan komponen jaringan. Bila muncul peringata, klik tombol continue saja untuk melanjutkan
4. Selanjutnya akan ditampilkan jendela configure Options. Klik lingkar pilihan Custom Configure. Klik Next untuk melanjutkan
5. Muncul jendela Server Role. Klik Domain Controller (Active Directory) pada daftar role yang diberikan. Jika sudah klik tombol Next.
6. Berikutnya akan ditampilkan jendela summary of Selection yang berisi role Active Directory yang siap diinstal. Klik Next.
7. Muncul jendela Welcome to the Active Directory Installation Wizard. Klik Next untuk melanjutkan.
8. Muncul jendela Operating System Compability. Klik Next saja
9. Selanjutnya muncul jendela Domain Controller Type, pilih Domain Controller for a new domain.
10. Pada jendela Create New Domain piih Domain in a new forest. Klik Next untuk melanjutkan
11. Sekarang diminta untuk mengisikan full DNSuntuk domain Active Directory yang akan dibuat. Keti namanya pada kotak isian Full DNS Name for a new domain. (nama ini sesuai dengan DNS SUffex dan DNS server)
12. Setelah menunggu beberapa saat, selanjutna menentukan nama domain NetBIOS, biarkan dalam kondisi defaut. Klik Next
13. Langkah berikutnya menetukan lokasi folder database dan folder log biarkan dalam kondisi default, begitu juga pada jendela Shared System Volume.
14. Setelah klik tombol Next berikutnya ditampilkan jendela DNS Registration Diagnostics. Klik Next.
15. Kemudian pilih Install and configure the DNS server on this computer, … Klik Next.
16. Muncul jendela permissions. Pilih Permissions compatible with …
17. Berikutnya diminta mengisikan password untuk restore mode adminisrator.
18. Terakhir akan ditampilkan jendela Summary yang berisi informasi tentang konfigurasi yang telah dilakukan sebelumnya. Kilk Next.
19. Tunggu beberapa saat samapi proses instalasi selesai yang ditandai dengan munculnya jendela Completing the Active Directory Installation Wizard, klik tombol Finish setelah itu system akan meminta untuk melakukan restart.
D.3. Installasi DHCP Server
DHCP digunakan untuk memberikan alamat IP kepada anggota jaingan secara otomatis. DHCP server bertindak sebagai pemberi layanan alamat IP otomatis sedangkan DHCP clinet berperan sebagai penerima layanan dari DHCP server.
Langkah-langkah installasi DHCP sebagai berikut :
1. Gunakan langkah-langkah seperti pada saat menginstall DNS server. Pada saat tampil jendela Networking Services, pilih Dinamyc Host Configuration Protocol (DHCP) lalu klik OK
2. Muncul jendela Windows ComponentsWizard. Klik Next maka proses instalasi DHCP segera dijalankan. Klik Finish untuk mengakhiri.
Walaupun DHCP telah terinstall, ia belum dapat langsung memberikan pelayanan alamat IP otomatis kepada client. Perlu mengatur scope (jangkauan dan masa aktif alamat IP, alamat IP yang boleh dan tidak boleh didistribusikan ke client dan lainnya).
Konfigurasinya adalah sebagai berikut :
1. Buka jendela utama DHCP server dengan cara klik Start > Administrative Tools> DHCP. Setelah itu pada jendela sebelah kiri klik nama domain server.
2. Klik menu Action > New Scope… yang akan menampilkan jendela Welcome to the new scope Wizard atau bisa juga dengan cara klik kanan pada nama server kemudian klik New Scope pada menu popup yang muncul. Klik Next untuk melanjutkan.
3. Berikutnya ketik nama dan deskripsi scope DHCP. Lalu klik Next untuk melanjutkan.
4. Selanjutnya diminta untuk menentukan rentang alamat IP yang akan didistribusikan, dibagian Start IP address dan End IP address, kemudian dibagian Length klik segitiga spiner keatas hingga nilainya mencapai 24 maka secara otomatis nilai Subnet mask-nya akan terisi.
5. Setelah klik Next tampil jendela Add Exclusions yang meminta memasukkan alamat IP pengecualian yaitu yang tidak didistribusikan ke client (biasanya diperuntukkan komputer server, print server dan alamat lain). Caranya klik alamat IP permulaan di bagian Start IP address dan alamat akhir di End IP address, lalu klik tombol add.
6. Berikutnya tentukan masa berlaku alamat IP pada computer client. Biarkan dalam kondisi default, Next untuk melanjutkan
7. Kemudian muncul jendela Cofigure DHCP Options. Pilih Yes, I want to configure these option now. Klik Next
8. Berikutnya memasukan alamat router. Tetapi karena jaringan ini tidak memakai router, maka abaikan saja. Klik Next untuk melanjutkan.
9. Selanjutnya jendela Domain Name and DNS Servers. Isi bagian Parent Domain dan Server Name (dapat lihat dari Start > Control Panel > System > Computer Name). Setelah itu klik tombol resolve maka secara otomatis kotak isian IP address akan terisi. Kemudian klik add dan terakhir next
10. Terakhir adalah pertanyaan mengaktifkan konfigurasi scope. Klik Yes, I want to activate this scope now. Kemudian klik Next dan Finish untuk mengakhiri konfigurasi scope DHCP.
Setelah mengkonfigurasi DHCP Server, selanjutnya kita harus melakukan Authorize DHCP Server yaitu proses pengesahan dan pengintegrasian DHCP Server ke dalam active directory agar dapat memberikan pelayanan pemberian alamat IP dinamis kepada Client. Langka-langkahnya sebagai berikut :
1. Klik Start > Administrative Tools > DHCP, lalu klik pada nama full domain server (indicator server masih berwarna merah)
2. Kemudian klik kanan pada nama full domain server tadi, lalu klik authorized pada menu popup yang muncul, sehingga indicator server berwarna hijau. Kalau masih belum, klik kanan lagi kemudian refresh atau tekan tombol F5.
Sekarang server DHCP siap melayani pembagian alamat IP client secara otomatis.
E. Pengelolaan Sumber Daya Jaringa
E.1. Membuat User Account
Setiap pengguna atau user yang akan memanfaatkan sumber daya jaringan harus memiliki user account. User account berisi informasi pengguna jaringan seperti username dan password yang digunakan untuk memasuki jaringan sebelum memanfaatkan sumber daya yang ada.
Langkah-langkah membuat user account
1. Klik Start > Administrative Tools > Active Directory Users and Computers.
2. Klik tanda + pada icon nama domain server yang akan menamplkan nama-nama folder pada computer server. Setelah itu klik kanan pada user lalu klik new > user pada menu popup yang muncul.
3. Muncul jendela New Object – User. Isi data-datanya, kemudian tekan tombol Next.
4. Selanjutnya adalah memasukkan password user account. Pilih juga kotak yang berisi tentang ketentuan password user account. Klik next untuk melanjutkan
5. Muncul wizard sumamary dari pengaturan yang telah anda berikan sebelumnya. Klik Next kemudian Finish.
E.2. Membuat Group Account
Kumpulan user account yang memiliki hak izin yang sama dalam penggunaan computer disebut sebagai group account. Windows server 2003 telah membuatkan group default diantaranya :
1. Group administrator : anggota grup memiliki kekuasaan penuh dalam mengontrol system
2. Group user : aggota group ini adalah para pemakai biasa yang memiliki kekuasaan terbatas. Anggota group ini tidak dapat membuat user account sendiri
3. Group Guest : group ini memilki akses paling sedikit diperuntukkan bagi user yang ingin log on ke jaringan secara tidak teratur.
Langkah-langkah membuat group baru sebagai berikut :
1. Sama seperti sewaktu membuat user account tapi kali ini klik New > Group yang akan menampilkan jendela New Object Group
2. Isi Group name dengan nama group-nya kemudian klik OK untuk mengakhiri
E.3. Membuat Organizational Unit
Organizational Unit atau unit organisasi merupakan sebuah folder tempat menampung user account ataupun group account, sehingga user account ataupun group account tidak lagi diletakan pada folder user
Langkah-langkah membuat Organizational Unit atau unit organisasi sebagai berikut :
1. Buka jendela utama active directory users and computers kemudian klik kanan pada nama domain server lalu klik New > Organizational Unit pada menu popup.
2. Muncul jendela New Object – Organizational Unit. Isi nama unit organisasi pada kotak isian Name. Klik ok untuk mengakhiri
E.4. Sharing Folder
Sharing forlder bertujuan agar folder tersebut dapat dimanfaatkan oleh sesama anggota jaringan.
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Klik kanan folder yang akan disharing, selanjutnya klik menu Sharing and Security.
2. Muncul jendela folder properties, klik tab sharing kemudian jika diperlukan ganti nama folder share-nya pada bagian Share name dan tambahkan sedikit keterangan dibagian Comment. Klik ok untuk mengakhiri.
Dalam sharing folder ini, kita juga dapat mengatur hak aksesnya dengan cara :
1. Setelah langkah ke-2 tersebut diatas, klik Permissions yang akan menamplkan jendela permissions for
2. Klik tombol Add… untuk menambahkan user atau group account yang diperbolehkan untuk mengakses folder share.
3. Muncul jendela select user computers or group. Klik Advanced … lalu klik find now untuk menampilkan daftar user atau group account. Setelah tampil, pilih user atau group account yang akan ditambahkan kemudian klik Ok.
Pada saat penginstallan Windows Server 2003 dengan format NTFS, akan memiliki tab security pada folder propertiesnya yang dapat digunakan sebagai system keamanan terhadap hak akses atas foldef share. Berikut cara memanfatkan system keamanan TFS untuk folder share
1. Tampilkan kembali jendela properties folder share, tetapi sekarang pilih tab security. Klik tombol add … untuk menambahkan user atau group account yang akan diberikan hak akses atas folder share.
2. Muncul jendela select user computers or group. Klik Advanced … lalu klik find now untuk menampilkan daftar user atau group account. Setelah tampil, pilih user atau group account yang akan ditambahkan kemudian klik Ok.
3. Sekarang pada tab security akan ada user atau group account yang telah ditambahkan dengan izin hak akses Read & Execute, List Folder Contents dan Read.
Pada jendela folder properties terdapat beberapa model izin atau hak akses yang dapat diberikan kepada user terhadap folder share, yaitu :
1. Full control : user memiliki control penuh terhadap folder share seperti melihat, membaca, menyimpan, memodifikasi, menghapus isi folder share
2. Modify : memberikan izin kepada user untuk memodifikasi seperti melihat dan membaca file, menambah data pada folder, membuat folder dan menghapus file.
3. Read & Execute : memberikan izin untuk membaca sekaligus untuk mengeksekusi atau menjalankan file dalam folder
4. List Folder Contents : hanya memberikan izin melihat folder share
5. Read : user hanya diberikan izin untuk membaca isi folder share dan tidak diperkenankan untuk mengubahnya
6. Write : memberikan izin untuk menulis misalnya membuat file/folder baru.
BAB IV
PENUTUP
Demikian jaringan yang akan kami buat agar kiranya Bapak Pimpinan SMKN 7 Jakarta dapat menyetujui pembuatan LAN di SMK N 7 Jakarta agar kegiatan pembelajaran berbasis IT bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Dan kendala yang kami hadapi adalah computer untuk SERVER kurang memenuhi syarat sebagai MAIN SERVER UTAMA, hal ini dikarenakan satu system main boardnya hanya dipergunakan untuk PC biasa. Memori yang digunakan pun standart terendah hanya 1 GHz, dan kapasitas haardisknya sangat rendah hanya 330 MB.
Kiranya spesifikasi tersebut masih kurang ideal untuk server SMKN N 7 Jakarta. Mohon kiranya untuk kedepan spesifikasi computer server SMKN 7 Jakarta bisa ditingkatkan kapasitasnya untuk RAM 4 GHz. Hardisk 660 MB dan Main board Intel IBM Khusus Server dengan kecepatan 4,6 GHz.
Tak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih atas diperkenankan, untuk membantu pembuatan SERVER ICT pendidikan di SMKN 7 Jakarta.
[ Read More ]



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer


PENGENALAN PROGRAM ADOBE ILUSTRATOR
Adobe Ilustrator merupakan program membuat vektor, grafik untuk web atau mencetak image dengan resolusi tinggi disertai dengan kemudahan-kemudian fiture-fiture baru yang lebih lengkap ketimbang FreeHand MX.
Program ini sudah menjadi menu wajib bagi seorang desain grafis baik amatir maupun profesioanal, bahkan merupakan program wajib pakai pada setiap iven-iven lomba baik tingkat lokal, nasional bahkan internasional. Dengan alasan itulah maka di tingkat sekolah menengah kejuruan berbasis desain grafis program ini harus dipelajari seperti kita sekarang.
SEKILAS TOOLBOX ADOBE ILLUSTRATOR :
Keterangan fungsi dan kegunaan gambar toolbox di atas yaitu :
1. Selection tools (V), berfungsi untuk mengaktifkan kurva, vektor dan object serta merubah ukuran/menggeser objek ke area yang lain.
2. Direct Selection tools (A), berfungsi untuk mengaktifkan nodal-nodal pada kurva, vektor dan object serta memanipulasi jenis nodal tersebut.
3. Group Selection tools , berfungsi untuk mengaktifkan area group dari sebuah objek untuk dipindah ke area lain.
4. Magic Wand tools (Y), berfungsi untuk mengaktifkan nada warna yang sama pada beberapa gambar objek yang ada di halaman kerja secara bersamaan.
5. Lasso tools (Q), berfungsi untuk membuat seleksi point atau path pada objek gambar.
6. Pen tools (P), berfungsi membuat garis dan kurva untuk membuat sebuah gambar.
7. The Add Anchor Point tools (P), berfungsi menambah anchor point (Nodal) pada path-path.
8. Type tools (T), berfungsi untuk memulai pengetikan teks atau naskah dengan format standart serta untuk mengedit teks.
9. The Area Type tools , berfungsi untuk memulai pengetikan teks pada path yang tertutup (pengemasan teks pada area objek tertutup) serta mengedit teks tersebut.
10. The Type On Path tools, berfungsi untuk memulai pengetikan teks pada path serta mengedit teks tersebut.
11. The Vertical Type tools, berfungsi untuk memulai pengetikan teks secara vertikal serta mengedit teks tersebut.
12. The Vertical Type On A Path tools, berfungsi untuk memulai pengetikan teks secara vertikal pada path serta mengedit teks tersebut.
13. The Vertical Type On A Path tools, berfungsi untuk memulai pengetikan teks secara vertikal pada path serta mengedit teks tersebut.
14. The Delete Anchor Point tools ( – ), berfungsi untuk menghapus anchor point/nodal pada path.
15. The Convert Anchor Point tools ( Shift + C ), berfungsi untuk memunculkan handel Nodal serta memanipulasi jenis anchor point/nodal pada path.
16. The Line Segment tools ( \ ), berfungsi untuk membuat garis miring.
17. The Arc tools, berfungsi membuat kurva bentuk concav dan convex.
18. The Spiral tools, berfungsi membuat garis spiral jenis clockwise dan counter clockwise.
19. The Rectangular Grid tools, berfungsi membuat garis grid bentuk kotak.
20. The Polar Grid tools, berfungsi membuat chart garis grid berbentuk lingkaran .
21. The Rectangle tools (M), berfungsi membuat gambar berbentuk kubus atau empat persegi panjang.
22. The Ellips tools ( L ), berfungsi membuat gambar lingkaran berbentuk ellip atau oval
23. The Polygon tools, berfungsi membuat gambar berbentuk polygon.
24. The Star tools, berfungsi membuat gambar berbentuk bintang-bintang.
25. The Flare tools, berfungsi membuat efek-efek bentuk lens flare dan solar flare.
26. The Pencil tools ( N ), berfungsi membuat garis bebas (freehand).
27. The Smooth tools, berfungsi menghaluskan bentuk garis/path.
28. The Path Eraser tools, berfungsi menghapus garis atau nodal dari path.
29. The Paint Brush tools ( B ), berfungsi membuat path bebas berbentuk garis pen, dan bisa dirubah ke bentuk pattern seni.
30. The Mesh tools ( U ), berfungsi membuat dan mengedit meshes serta kemasan mesh.
31. The Gradient tool ( G ), berfungsi membuat warna gradasi serta sudut gradasi warna.
32. The Eyedropper tools ( L ), berfungsi mengambil sampel warna yang sama untuk dimasukkan pada objek gambar, teks dan efek gambar lain.
[ Read More ]



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer


Cara pembuatan Website sederhana
Pada contoh ini kita menggunakan prog dreamweaver untuk pembuatan web sederhana ini
1. Buka prog Dreamwever
2. Pilih menu create new HTML
3. Untuk membuat halaman berada tepat ditengah layar pili Align Center pada toolbar yang ada di bawah
4. Klik Icon Table pada Toolbox untuk pembuatan table
5. Isikan angka 3 untuk Row text area dan 3 pada columns text area
6. isiskan nilai 750 pada table Width atau lebar table
7. jika sudah klik Ok
8. Untuk memberi Warna pada Backgraound belakang klik tombol Page Properties pada Bar Properties
9. Lalu beri warna dengan kode #999999 kemudian klik ok
10. pilih kolom pertama baris pertama lalu pilih icon image pada tool box untuk memasukan gambar
11. pilih lokasi gambar jika gambar sudah ditemukan klik ok untuk memuat gambar.
12. Atur besar gambar dengan cara mendrag gambar.
13. setelah itu letakan pointer pada kolom 1 baris 2 lalu drag sampai kolo 1 baris 3 kemudian klik kanan dan pilih Marge Cell
14. setelah itu klik icon Flash yang ada pada toolbox, kemudian untuk memuat banner dengan animasi yang kita buat dengan format Swf caranya sama seperti kita memasukan image yaitu cari lokasi file tempat dimana kita menyimpan animasi tersebut kemudian jika sudah klik ok.
15. setela itu untuk melihat tampilannya tekan tombol f12 beri nama file halaman depan kemudian klik Yes.
16. Kemudian letakan Pointer pada kolom 2 baris pertama lalu drag sampai kolom 2 baris ketiga lalu klik kanan pilih Marge Cell (Alt+Shift+M)
17. lalu ketikan text sbb: Home|Gallery|Fasilitas|Halaman Guru|Halaman|Siswa|Profil
18. Lalu pilih kolom 3 baris pertama kemudian isikan kata pengantar.
19. kemudian untuk membuat form komentar pilih menu-Insert-Form-Text Area.
20. kemudian untuk mengatur form tersebut klik Form tersebut isikan nilai 30 untuk : Char Width dan 6 untuk Num Lines.
21. untuk menyambungkan (Link) halaman depan dengan halaman selanjutnya blok kata profi lalu pilih tombol link pada bar properties lalu pilih lokasi penyimpanan file jika sudah pilih file lalu klik ok.
Contoh lain :
Langkah membuat web design :
1. Buka Program Photoshop untuk membuat bennernya
2. Save pada satu folder
3. Lalu buat templatenya dulu dengan cara-cara berikut
4. Setelah benner selesai dibuat buka program dreamweaver
5. Buat tabel Row : 1 Cells : 1
6. W : 950 H : 248
7. Masukan benner yang telah dibuat tersebut dengan cara Common -> image -> pilih benner -> ok
8. Buat tabel Row : 2 Cells : 3 lalu hilangkan garis rownya
9. Kolom 1 berjarak 215 Kolom 2 berjarak 571 Kolom 3 berjarak 150
10. Lalu buat Tabel di kolom paling kiri dengan ketentuan Row : 3 Cells : 1
11. Dari masing-masing tabel itu tulis Home, Profil, Link terkait lalu save terlebih dahulu dengan nama templete
12. Profil di blok lalu di bagian properties->link isi dengan Profil.html lalu pilih Windows->behaviors->tekan tanda + ->Show Pop-Up menu->Continue->textnya tulis sejarah lalu tekan tanda + lagi lalu tulis bidang keahlian->ok
13. Setelah itu masukan gambar jam dengan cara insert -> media -> flash (ctrl+alt+f)
14. Lalu buat buku tamu dengan cara buat tabel Row : 4 Cells : 2
15. Pada Row 1 tulis Nama Cells 1 isi dengan text Field dengan cara Forms->text field
16. Pada Row 2 tulis Email Cells 2 isi dengan text Field dengan cara Forms->text field
17. Pada Row 3 tulis Komentar Cells isi dengan text Field dengan cara Forms->text field
18. Pada Row 4 tidak usah ditulis Cells isi dengan text Forms -> Button -> ok
19. Lalu klik button tersebut Valuenya diganti dengan nama Kirim
20. Kolom yang ditengah biarkan kosong terlebih dahulu
21. Lalu untuk kolom yang di paling kanan kita beri jajak pendapat untuk memilih pilihan yang ada dengan cara pilih Forms->Radio button
22. Setelah itu masukan kalender flash dengan cara inset->media->flash (ctrl+alt+f)
23. Lalu Save dengan nama template
24. Setelah itu baru membuat home
25. Isi di kolom tengah yang dikosongkan tadi
26. Masukan gambar foto sekolah lalu ukuranya di perkecil
27. Setelah itu ketik sambutan dari kepala sekolah
28. Lalu tittlenya diganti dengan Home-SMK Negeri 7 Jakarta
29. Lalu pilih File->Save As->File namenya di beri nama home
30. Setelah selesai membuat home buat isi profil dengan cara hapus semua isi home ganti dengan isi profil lalu tittlenya dig anti menjadi profil-SMK Negeri 7 Jakarta
31. Lalu Save As dengan nama profil
32. Setelah itu buat isi profil Sejarah lalu ganti tittlenya dengan nama Sejarah-SMK Negeri 7 Jakarta
33. Lalu Save As dengan nama Sejarah
34. Setelah itu Hapus kolom tengahnya untuk membuat isi Bidang keahlian lalu ganti tittlenya dengan nama bidang keahlian SMK Negeri 7 Jakarta
35. Lalu Save As dengan nama Bidang keahlian
36. Lalu hapus lagi kolom tengahnya untuk membuat link terkait lalu ganti tittlenya dengan nama link terkait-SMK Negeri 7 Jakarta
37. Lalu Save As dengan nama Link terkait
38. Setelah semuanya sudah di save baru mengelink dari halaman pertama ke halaman berikutnya dengan cara
39. Buka home yang tadi sudah di save lalu blok profil lalu link ke profil.html, setelah itu di show pop-up menu klik kanan -> edit behaviors lalu di sejarah klik icon folder lalu pilih sejarah lalu ok setelah itu di bidang keahlian klik icon folder bidang keahlian lalu ok dan ok lagi lalu blok link terkait lalu link ke link terkait.html lalu di save
40. Buka profil yang tadi sudah di save lalu blok home lalu link ke home.html, setelah itu di show pop-up menu klik kanan -> edit behaviors lalu di sejarah klik icon folder lalu pilih sejarah lalu ok setelah itu di bidang keahlian klik icon folder bidang keahlian lalu ok dan ok lagi lalu blok link terkait lalu link ke link terkait.html lalu di save
41. Buka Sejarah yang tadi sudah di save lalu blok home lalu link ke home.html, lalu blok profil lalu di link ke profil.html setelah itu di show pop-up menu klik kanan -> edit behaviors lalu di bidang keahlian klik icon folder bidang keahlian lalu ok dan ok lagi lalu blok link terkait lalu link ke link terkait.html lalu di save
42. Buka bidang keahlian yang tadi sudah di save lalu blok home lalu link ke home.html, lalu blok profil lalu di link ke profil.html setelah itu di show pop-up menu klik kanan -> edit behaviors lalu di sejarah klik icon folder sejarah lalu ok dan ok lagi lalu blok link terkait lalu link ke link terkait.html lalu di save
43. Buka link terkait yang tadi sudah di save lalu blok home lalu link ke home.html, setelah itu blok profil link ke profil.html setelah itu di show pop-up menu klik kanan -> edit behaviors lalu di sejarah klik icon folder lalu pilih sejarah lalu ok setelah itu di bidang keahlian klik icon folder bidang keahlian lalu ok dan ok lagi lalu di save.
LANGKAH – LANGKAH MEMBUAT WEB YANG LAIN
DARI PROGRAM DREAMWEAVER
1. buka program dreamweaver ( START – ALL PROGRAM – MACROMEDIA – DREAMWEAVER ) pilih HTML .
( HOME PAGE )
2. klik icon TABLE pada panel ROWS masukan 1, COUMN 1 , WIDTH 600.
3. perbesar table kebawah, lalu masukan gambar homepage dengan cara INSERT – IMAGE – pilih gambar yang akan di masukan – OK , DRAG AND DROP gambar yang akan dimasukan.
4. lalu untuk isi website buat table dengan baris 5 kolom 1.
5. pada baris pertama masukan kata HOME untuk link ke home page website.
6. pada baris ke 2 masukan GALLERY untuk melihat gambar – gambar yang disimpan di website tersebut.
7. pada baris ke 3 masukan ABOUT ME untuk tempat halaman tentang anda sendiri.
8. pada baris ke 4 masukan COMMENT untuk memasukan comment dari orang lain kepada anda .
9. pada baris ke 5 buat lah search engine dengan cara di sudut atas toolbar ada pilihan COMMON ganti pilihan tersebut dengan FORMS lalu pilih TEXT FIELD – ok.
10. untuk tombol search pilih BUTTON, klik tombol tersebut lalu pilih properties pada panel button name dan value ganti menjadi search.
11. klik pada kolom tersebut pada panel properties ganti panel method dengan GET dan pada panel action masukan http://www.google.com/.
12. buat table baru 1 baris 1 kolom.
13. perbesar dan masukan apa yang anda inginkan untuk halaman utama contoh gambar , tentang anda , jam, dll.
14. setelah itu buat table kembali untuk menempatkan link ke url besar contoh yahoo, google, youtube, dll. Dengan cara masukan gambar icon perusahaan ternama tersebut deangan cara insert – image – (pilih gambar) – ok , klik pada gambar tersebut lalu buka panel properties – pada panel link masukan url website tersebut.
15. setelah semuanya telah diatur sesuai keinginan simpan halaman tersebut dengan cara klik FILE – SAVE – homepage.html – ok .
( GALLERY )
1. buat 1 halaman html gallery .
2. copy halaman homepage ke gallery, lalu hilangkan halaman utama tentang anda yang anda masukan dan ganti dengan gambar – gambar yang anda inginkan.
3. lalu save dengan nama gallery .
( ABOUT ME )
1. buat 1 halaman html .
2. copy halaman home page dan paste, hilangkan halaman utama tentang anda yang anda masukan dan ganti dengan informasi atau biodata anda
3. buat table baru dengan baris 7 kolom 2 .
4. pada baris ke 1 masukan kata nama, ke 2 alamat , ke 3 tanggal lahir , ke 4 pekerjaan , ke 5 hobi , ke 6 no telp, ke 7 e-mail. Dan isi table tersebut dengan identitas anda.
5. bila anda ingin meyimpan foto anda, buat table baru 1 baris 1 kolom . lalau masukan foto anda di table tersebut dan taruh di sebelah kanan biodata anda.
6. simpan file tersebut dengan nama about me.html.
Nama …………..
Alamat ……………
Ttl …………..
Pekerjaan …………..
Hobi …………..
No tlp ………….
e-mail. ……………
7. contoh table :
( COMMENT )
1. buat halaman baru html .
2. copy halaman home page dan paste, hilangkan halaman utama tentang anda yang anda masukan dan ganti dengan informasi atau biodata anda
3. buat 1 tabel dengan 1 baris 1 kolom .
4. buat text area di dalamnya deangan cara di sudut atas toolbar ada pilihan COMMON ganti pilihan tersebut dengan FORMS lalu pilih TEXT AREA . dan tempatkan di dalam table.
5. lalu buat button dengan cara pilih BUTTON. Dan tempat kan di dalam table.
6. simpan file tersebut dngan nama comment .html.
( LINK SEMUA HALAMAN )
1. buka semua file yang anda buat .
2. pada file comment , blok kata comment pada panel link clik icon folder lalu pilih file homepage.
3. buka file gallery , blok kata gallery pada panel link clik icon folder lalu pilih file homepage.
4. buka file comment , blok kata comment pada panel link clik icon folder lalu pilih file homepage.
5. lalu save as semua file dengan nama yang sama dengan nama sebelumnya.
6. setelah itu buka kembali semua halaman yang anda buat, buka halaman home page anda .
7. blok kata home anda pada panel link clik icon folder lalu pilih file homepage.
8. blok kata gallery anda pada panel link clik icon folder lalu pilih file gallery
9. blok kata about me anda pada panel link clik icon folder lalu pilih file about me
10. blok kata comment anda pada panel link clik icon folder lalu pilih file comment.
11. setelah itu save as kembali semua file anda .
12. sekarang buat sebuah folder dengan nama website ku
13. masukan semua file anda dan gambar atau animasi dan lagu yang anda masukan dalam website anda tersebut agar saat ditampilkan website anda bias menampilkan gambar dan animasi atau lagu anda tersebut .
14. sekarang website anda siap di jalankan .
CONTOH : Langkah – langkah membuat website sekolah
” buat background semua halaman dengan warna gray 25% (menu properties ->page properties lalu buat background dengan gray 25% -> Ok)”
1. Bukalah program dream waver –> lalu pilih HTML pada tampilan awal / pembuka ( bila terdapat tampilan pilihan
2. Lalu pilih table pada menu common ( pada menu table masukan 1 pada row 1 pada Columns lalu pada table widths masukan 600 lalu pilih OK )
3. Setelah itu klik isi table -> pada menu properties –> pilih bg (Back Ground) klik tampilan foder pada colom bg – setelah itu masukan gambar yang di inginkan sebagai banner (masukan Gambar haseo tampilannya hanya kepalanya saja taruh di sebelah kiri)
4. Masukan kata WELCOME TO MY WORLD pada table banner letaknya di center dan middle
5. Lalu tekan enter –> lalu ketik kata Home –> Gallery –> Info –> Faq (tuliskan berikut enter) “ untuk pilihan menu ”
Contoh:
- Home
- Gallery
- Info
- Faq
6. Lalu pada kolom samping kanan buat draw layer pada menu layout lalu atur dengan cara pilih pada menu properties ubah W menjadi 660px dan H 170px -> lalu masukan animasi (tampilanya kata SMK Negeri 7 Jakarta Timur Dikelilingi oleh gambar Tutwuri Handayani) Dengan ukuran 660 , 170( dengan cara pilih media pada menu common -> plugins masukan animasi yang telah di buat)
7. lalu di bawah tampilan web buat table dengan 2 Columns dan 1 Row dengan ukuran H 200 dan W disamakan dengan ukuran tampilan di atas
8. Lalu pada kolom sebelah kiri buat tulisan dengan kata –> kata
Assalamu ‘alaikum ……………………………( salam dari kepala sekolah SMK Negeri 7)
9. kolom sebelah kiri taruh foto kepala sekolah SMKN 7
10. tampilan untuk penutup web atau paling bawah taruh sponsor –> sponsor ( logo-logo) yang kamu punya contoh tutwuri handayani (wajib), vista , e-dukasi.net dll dengan cara sama seperti cara menaruh gambar ( Pilih image pada menu common lalu pilih tempat gambar yang kamu taruh).
11. dibawah tampilan sponsor tulis dengan kata created by …….. (namamu) lalu Save dengan nama Home jangan lupa untuk merubah title dengan nama Home.) (sebelumnya buat folder khusus untuk menaruh website ini)
12. Lalu buat hal baru di menu file –> new -> lalu di hal Home copy banner lalu di paste pada hal lalu untuk pilihan menu -> buat table dengan row 1 dan columns 4 -> Ok, buat ukuran H seminim mungkin dan W sejajar dengan banner.
13. lalu tulis kata Home dll dengan cara
Contih : Home || Gallery || Info || Faq
14. buat Tabel dengan rows 4 dan 2 columns ->Ok -> pada masing – masing kolom masukan gambar dengan ukuran W 300 H 120 lalu buat lah linknya dengan cara klik gambar lalu pada menu properties di pilihan link klik foldernya lalu pilih tempat gambar sempurnanya dan seterusnya.
15. lalu pada tampilan bawahnya copy paste tampilan semua sponsor dan created di hal Home lalu ubah title dengan nama Gallery dan Save dengan nama Gallery di folder Website
Home
Gallery
Info
Faq
16. buatlah hal baru lalu copy paste banner sebelumnya dan buat lah draw layer pada menu layout di bawah dengan ukuran seminim mungkin dengan tulisan Home (enter) Gallery (enter) Info (enter) Faq Contoh:
17. lalu klik draw layer lalu pada menu properties ubah overflow menjadi scroll lalu tampilan di samping kanan buat draw layer sejajarkan dengan tampilan banner lalu isi dengan animasi yang ada di hal Home setelah itu buat table dengan row 2 dan columns 2 dan ukuran H 400 dan W sama dengan ukuran di atas.
18. lalu isi dengan tulisan di bawah ini
Folder Pribadi
Cara membuat Folder Pribadi
Klik
Membantai autorun
Hancurkan Virus Autorun
Klik
Tune Computer
Proses2 Membuat Cepatkan Komputer
Klik
Hardware
Informasi Tentang Hardware
Klik
19. lalu copy paste sponsor dan created pada halaman2 sebelumnya – ubah title menjadi Info lalu save dengan nama Info di foder website
20. buat hal baru lalu copy paste banner sebelumnya lalu copy paste juga pilihan menu pada hal Gallery
21. lalu buatlah table dengan row dan columns 1 dan ukuranya sama seperti banner dengan H 200
22. buat tulisan yaitu Contoh
1. Google.com
2. Yahoo.com
3. e-dukasi.net
4. download.com
5. adobe.com
6. free-av.com
7. grisoft.com
8. baba.com
9. mail.google.com
10. mail.yahoo.com
23. link dengan nama sama seperti di atas ( pilih Form link lalu tuliskan nama link sesuai dengan yang tertulis)
24. ubah title menjadi Faq lalu save dengan nama Faq lalu modif masing – masing pilihan menu pada masing – masing halaman link dengan sesuai namaya Contoh:
Home ( Home.html )
Gallery ( Gallery.html)
Info ( Info.html )
Faq ( Faq.html )
[ Read More ]



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer


Apa itu Multimedia ?
By Thotok Kasmanto guruku di grafika
Multimedia, adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan berbagai media dan manipulasi semua bentuk informasi digital, teks, suara, gambar, animasi dan video/Film dengan alat bantu/tool dan koneksi/link Internet, sehingga pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi satu dengan lainnya.
Multimedia, digunakan dalam dunia hiburan. dan dunia/Permainan /Game, serta dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan multimedia digunakan sebagai media pengajaran baik dalam kelas maupun secara Individual. Di dunia bisnis multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.
Pada awalnya multimedia hanya mencakup media Seni yang menjadi konsumsi indra penglihatan, (gambar diam, teks, gambar gerak video/Film, dan gambar gerak rekaan/animasi 2D, 3D), dan konsumsi indra pendengaran/suara. Namun dalam perkembangannya multimedia mencakup juga gerak/kinetik dan bau yang merupakan konsepsi indra penciuman.
Multimedia, mulai memasukkan unsur Gerak/kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 D/dimensi, yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Gerak/kinetik dan film 3 D/dimensi membangkitkan sens rialistis. Bau mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input pendeteksi bau, seorang operator dapat mengirimkan hasil pendeteksi/digitizing bau tersebut melalui internet. Pada komputer penerima harus tersedia perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin reproduksi bau ini, mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan feromon-feromor bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan melainkan aroma yang bisa dirasakan indra penciuman manusia.
Mengapa Multimedia begitu dibutuhkan ?
Di era milinium modern yang ditandai dengan berkembang pesatnya komputer di berbagai bidang, menuntut keahlian Multimedia untuk dapat mengantisipasi perkembangan tersebut secara Profesional, memiliki etos kerja, mandiri, berbudaya dan bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Animo masyarakat tentang multimedia di segala bidang sangat besar, sehingga perlu adanya spesialisasi Kompetensi Keahlian Multimedia yang ditangani secara Profesional. Agar dapat meningkatkan daya saing secara kompetitif didalam produk multimedia.
Bidang apa yang dipelajari Multimedia :
1. Teknik Merakit dan Menginstal Komputer PC
2. Etimologi Multimedia
3. WEB Desain
4. Desain Komunikasi Visual / DKV
5. Animasi 2D,
6. Animasi 3D
7. Peripheral Multimedia
8. Software Multimedia
9. Editing Audio
10. Pembuatan Proposal
11. Teknik Pengambilan Gambar
12. Vidio Editing
13. Efek Visual Multimedia
14. Story Board dan Lighting Multimedia
15. Teknik Pembuatan LAN dan Server, dll.
Kemana Lulusan Multimedia akan bekerja :
1. Operator / Admin Pengelola Web
2. Desain Tata Letak Media
3. Pembuatan Animasi 2D, 3D
4. Pembuatan Media Pembelajaran
5. Pembuatan Company Profile
6. Teknik Pengambilan Gambar/Broadcasting
7. Pembuatan Audio/Vidio Editing
8. Pembuatan Efek visual
9. Perakitan / Install Komputer, Pembuatan LAN dan Server, dll.
Dimana Lulusan Multimedia akan melanjutkan :
1. Universitas Negeri Informatika dan Komunikasi
2. Universitas Ilmu Komputer dan Informatika
3. Universitas Multimedia
4. Universitas Seni Multimedia
5. Universitas Teknik Komputer
6. Perguruan Tinggi Informatika Komputer
7. Institut Kesenian Jakarta
8. Akademi Teknik Komputer dan Multimedia, dll.
Dibidang apa Lulusan Multimedia berwirausaha :
1. AUDIO/VIDIO Editing
2. Service Komputer dan Install
3. Desain lay out, Advertasing, Animasi 2D, 3D, Efek visual
4. Produk CD Burning, Label & Copy
5. Photografi, Pencetakan Photo BW/Colour
6. WEB Desain, Operator WEB, Presentasi
7. Media Pembelajaran (e-Learning), Company Profile, Games, Dll.
8. ICT Konsultan
9. Radio, TV Broadcasting, TV Cable. dll.
[ Read More ]



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer


Tampilan Flash
Pada setiap versi, Macromedia/Adobe Flash memiliki tampilan yang berbeda-beda. Perbedaan itu disebabkan juga pada penambahan fiturnya. Namun dari perbedaan tersebut sebenarnya ada yang fungsinya sama. Tampilan yang akan di bahas pada tutorial kali ini adalah tampilan pada Macromedia Flash 8. Untuk memulainya, pertama bukalah terlebih dahulu Macromedia Flash 8 maka akan tampil seperti gambar di bawah ini :
Klik pada gambar untuk memperbesar gambar
Perhatikan pada kotak dialog di tengah-tengah:
1. Open a Recent Item : membuka file berekstensi .fla yang terakhir anda buka di flash.
2. Create New : membuat file flash baru. Terdapat 7 pilihan tapi pada seluruh tutorial di sini menggunakan Flash Document.
3. Create from template : membuat file flash baru dengan template yang sudah disediakan.
Selanjutnya klik pada Flash Document.
Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini :
Klik pada gambar untuk memperbesar gambar
1. Menu Bar : kumpulan perintah-perintah operasi pada flash. Klik di sini untuk lebih lengkapnya
2. Toolbox : kumpulan tool yang memiliki fungsi-fungsi yang berbeda pada setiap toolnya.Klik di sini untuk lebih lengkapnya
3. Timeline : digunakan untuk mengatur frame, layer dan durasi animasi.
4. Stage : halaman kerja pada flash. Klik di sini untuk lebih lengkapnya
5. Library : panel yang digunakan untuk menampilkan objek-objek yang dibuat. Klik di sini untuk lebih lengkapnya
6. Properties : panel yang digunakan untuk menampilkan informasi
7. Color Mixer : panel yang digunakan untuk memilih warna. Klik di sini untuk lebih lengkapnya
8. Align & Info & Transform : panel yang digunakan untuk mengubah ukuran dan mengatur letak objek.
Membuat company Profile Perusahaan Ujian Kompetensi 2011
SMK N 7 JAKARTA
Langkah pembuatan tombol
1. Tuls dulu
2. Klik tombol 2x / tekan tombol F8-convert to symbol
3. Insert key frame
4. Pilih bottom
5. Beri nama : home_btn, visi_btn, About_btn, gallery_btn
6. Klik tombol 2x pada tombol : akan ada tampilan seperti berikut
7. Up, Over, Down, Hit
8. Klik kanan & insert key frame pada
9. Over : rubah warna teks
10. Klik kanan & insert key frame pada
11. Down lalu CTRL + T untuk merubah ukuran teks 50%
12. Klik kanan & insert key frame pada :
13. Hit : buat kotah warna diatas teks
LAYER
Ganti nama layer :: klik 2x pada teks layer 1
Beri nama : “tombol”
Menambah layer : klik kanan insert-layer beri nama “contens
Mengunci Layer
Klik tanda kunci /klik pada pilihan berikut /key
Conten untuk membuat garis, beri nama “ bg” letakkan dibawah layer tombol
Insert layer action
Klik kanan pada layer 1 pilih action :
Ketiklah stop()
Sejauh ini kita telah membuat 4 Layer yaitu :
Action
Ada dua cara menempatkan scrip pada flah
Actionscript
Actionscript terdiri dari 2 kata yaitu : action (aksi) dan script (tulisan/naskah) yang berarti tulisan/naskah yang beraksi
Actionscript adalah bahasa pemrograman yang digunakan di Flash. Hingga saat ini sudah mencapai 3 versi.
Actionscript 1.0 (tahun 2000 – tahun 2003) mulai dipergunakan pada Flash 5 dengan minimal dimainkan di Flash Player 5
Actionscript 2.0 (tahun 2003 – tahun 2006) mulai dipergunakan pada Flash MX 2004 dengan minimal dimainkan di Flash Player 7
Actionscript 3.0 (tahun 2006 sampai sekarang) mulai dipergunakan pada Flash CS3 dengan minimal dimainkan di Flash Player 9
Di Flash actionscript ditulis pada Panel Action, Penulisan actionscript di Panel Action, dapat dilakukan pada 3 tempat yaitu pada movie clip, button, dan frame. Ketiga buah tempat tadi memiliki aturan penulisan yang berbeda.
1. Untuk menjalankan event pada button, script pada button penulisannya diawali dengan on(){}
2. Untuk menjalankan event pada movie clip, script pada movie clip penulisannya diawali dengan on(){} atau onClipEvent(){}
3. Untuk menjalankan event pada frame, script pada frame penulisannya diawali dengan onLoad=function(){} atau onEnterFrame=function(){} atau onPress=function(){} atau onRelease=function(){} dsb.
Ketiga cara penulisan script tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan. Kami lebih merekomendasikan menulis script pada frame karena apabila terdapat kesalahan/error pada script yang anda tulis anda dapat cepat memperbaikinya. Coba bandingkan apabila anda menulis script pada movie clip atau button, jika sampai muncul kesalahan/error pada script yang anda tulis, tentunya anda harus mengeceknya satu per satu mana yang error.
Untuk mengecek apakah terdapat kesalahan pada script yang anda tulis anda dapat menggunakan tombol Check syntax pada Panel Action, Ketika tombol Check syntax ini ditekan, apabila script yang anda tulis terdapat kesalahan maka akan muncul kotak dialog beserta panel output yang di dalamnya berisi informasi kesalahan pada script anda. Apabila script yang anda tulis sudah benar maka akan muncul kotak dialog bertuliskan This script contains no errors.
Seperti dalam kehidupan nyata tulisan pada selembar kertas harus ditulis dengan rapi agar enak membacanya. Begitu juga penulisan script, apabila kurang rapi penulisannya tentunya anda akan tidak enak membacanya atau malah sampai bingung bagaimana membacanya. Untuk itu di Flash sudah disediakan fasilitas untuk merapikan script yang anda tulis. Caranya cukup mudah, apabila anda sudah yakin tidak ada error pada script yang anda tulis, silahkan anda menekan tombol Auto format pada Panel Action, Jika anda menekan tombol tersebut maka script yang tadinya penulisannya kurang rapi (ada yang terlalu kekanan, ada yang terlalu banyak spasinya dsb) akan menjadi teratur dan rapi secara otomatis.
Berikut ini beberapa actionscript yang sering digunakan :
+
-
*
/
=
-=
+=
%=
*=
/=
!=
<
=

++
and
or
not
stop
play
gotoAndStop
gotoAndPlay
nextFrame
prevFrame
nextScene
prevScene
onClipEvent(){}
on(){}
trace
_x
_y
_xscale
_yscale
_visible
_height
_width
_alpha
_rotation
_currentframe
_xmouse
_ymouse
_totalframes
_quality
for
if
enabled
useHandCursor
getBytesLoaded
getBytesTotal
getURL
fscommand
loadMovie
unloadMovie
loadMovieNum
unloadMovieNum
setInterval
clearInterval
stopAllSounds
startDrag
stopDrag
hitTest
random
attachMovie
dupilateMovieClip
swapDepths
getNextHighestDepth
setMask
SharedObject
Sound constructor
attachSound
setVolume
start sound
stop sound
Variable
Array
Math
Panel actions adalah panel yang digunakan untuk menulis actionscript. Untuk memunculkan panel actions ini dapat dilakukan dengan 2 cara :
1. Melalui menu bar Window>Actions
2. Menekan F9 pada keyboard
Panel Actions
1. Filters items shown in the Action toolbox : Digunakan untuk memilih type actionscript
2. Actions toolbox : kumpulan actionscript yang sudah diatur letaknya menurut kategorinya.
3. Script navigator : digunakan untuk menampilkan daftar hirarki frame, movie clips, dan button yang terdapat actionscript didalamnya.
4. Script pane : tempat actionscript ditulis.
5. Add a new item to the script : digunakan untuk menambah actionscript di script pane.
6. Find : digunakan untuk mencari kata atau kalimat di dalam actionscript.
7. Insert a target path : digunakan untuk mencari dan memasukkan target di script pane.
8. Check syntax : digunakan untuk mencari tahu apakah script yang ditulis sudah benar.
9. Auto format : digunakan untuk membuat script yang ditulis tersusun rapi.
10. Show code hint : digunakan untuk menampilkan script apa saja yang dapat ditulis selanjutnya.
11. Debug options : digunakan untuk memunculkan lingkaran merah di sebalah kiri baris script dan juga untuk menghilangkannya.
12. Script assist : digunakan untuk membantu anda dalam penulisan script.
13. Help : digunakan untuk menampilkan panel help.
url
Sesuai judulnya, kali ini kita akan belajar memasukkan links ke dalam teks atau gambar. Untuk membuat links tersebut kita akan menggunakan script getURL. Penulisannya :
getURL(url, window);
url = alamat yang ingin anda masukkan sebagai links
window = bagaimana links tersebut dibuka, terdapat 4 pilihan : _self, _blank, _parent, _top
_self = membuka links pada window tempat links berada
_blank = membuka links pada window baru (kalau pada browser istilahnya new tab)
_parent = membuka links pada parent tempat links berada. Hampir sama dengan _self
_top = membuka links pada top level frame tempat links berada. Hampir sama dengan _self
Url dan window tersebut ditulis dalam tanda kutip. Pada tutorial berikut ini kita akan menggunakan _blank sebagai windownya.
Membuat links pada teks
1. Buatlah sebuah flash dokumen
2. Buatlah sebuah static teks dengan tulisan WARUNG FLASH berwarna biru.
3. Seleksi tulisan tersebut dan tekan F8. Pada panel yang muncul masukkan wfteks sebagai name dan button sebagai type lalu tekan ok.
4. Seleksi button wfteks_btn di stage dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul masukkan wfteks sebagai instance name.
5. Klik kanan button wfteks di stage kemudian pilih Edit.
6. Seleksi frame Over, Down, dan Hit lalu tekan F6. Ubah warna tulisan WARUNG FLASH pada frame over menjadi biru muda. Ubah warna tulisan WARUNG FLASH pada frame Down menjadi biru tua.
7. Kemudian pada frame Hit buatlah sebuah persegi panjang dengan panjang dan lebar sama dengan panjang dan lebar sama dengan panjang dan lebar sttic teks bertuliskan WARUNG FLASH. Letakkan persegi panjang tersebut tepat di tengah tengah tulisan WARUNG FLASH sehingga tulisannya tertutup oleh persegi panjang.
8. Tekan Ctrl+E untuk kembali ke stage scene 1.
9. Klik frame 1 dan tekan F9. PadaPanel action yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5 //ketika button wfteks ditekan
wfteks.onRelease = function() {
//buka www.warungflash.com pada window/tab baru
getURL(“http://www.warungflash.com”, “_blank”);
};
10. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Membuat links pada gambar
1. Buatlah sebuah flash documen.
2. Tekan Ctrl+R, pada panel yang muncul cari gambar yang diinginkan kemudian tekan open.
Contoh gambar yang digunakan
3. Seleksi gambar tersebut dan tekan F8. Pada panel yang muncul masukkan wfpic sebagai name dan button sebagai type lalu tekan ok.
4. Seleksi button wfpic di stage kemudian tekan Ctrl+F3. Pada panel poperties yang muncul masukkan wfpic sebagai instance name.
5. Klik kanan button wfpic di stage kemudian pilih Edit.
6. Seleksi frame Over dan Down lalu tekan F6. Ubah ukuran gambar pada frame Over menjadi sedikit lebih besar. Kemudian tekan Ctrl+E untuk kembali stage scene 1.
7. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada Panel action yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5 button wfpic ditekanwfpic.onRelease = function() {
//buka www.warungflash.com pada window/tab baru
getURL(“http://www.warungflash.com”, “_blank”);
};;
8. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
[ Read More ]



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer